Check This..


Senin, 31 Desember 2012

5 Alasan Nokia Ogah Pake Software Android


1. Anti Android Sejak Awal

Pertengahan tahun 2010, geliat Android mulai terlihat dan para vendor besar ramai-ramai mendukungnya. Namun saat itu, Nokia sudah menyatakan tidak akan memakai Android karena percaya diri dengan kekuatan softwarenya. Hal itu ditegaskan Anssi Vanjoki, yang ketika itu menjabat Executive Vice President & General Manager Multimedia Nokia. Menurutnya, Nokia tak berniat untuk ikut-ikutan vendor lain yang membuat perangkat Android.


"Kami tidak punya rencana untuk memperkenalkan perangkat yang menggunakan Android," tegasnya.  Vendor asal Finlandia itu, lanjut Vanjoki, telah menetapkan MeeGo dan Symbian sebagai 'jiwa' bagi jajaran ponsel masa depan Nokia.

"Tak bisa dipungkiri, ini merupakan tantangan kami di masa depan. Yaitu untuk membawa produk dan layanan yang Anda impikan, sehingga dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan dan mengerjakan sesuatu yang baru dalam dunia digital ini," imbuh Vanjoki.

2. Pakai Android Seperti Pipis di Celana


Bulan September 2010, Anssi Vanjoki sejatinya sudah mau lengser dari jabatannya sebagai eksekutif Nokia. Toh, hal itu tidak menyurutkan pendapatnya bahwa Nokia tidak perlu memakai Android.

Vanjoki mengutarakan kalimat yang cukup populer kala itu, yakni bila Nokia mengadopsi Android Google maka itu sama saja seperti anak laki-laki yang buang air kecil di celana hanya untuk mendapatkan kehangatan di musim dingin. Alias hanya tren sesaat saja.

Vanjoki berargumen demikian setelah melihat terlalu banyak handset yang menggunakan Android dan beberapa dari mereka menderita profit margin yang rendah.

Nokia, lanjut Vanjoki, lebih suka menggelontorkan uang untuk melakukan penelitian dan pengembangan produk ketimbang harus menyunting Android. Tidak perlu ikut-ikutan tren.

3. Kedatangan Stephen Elop


Tanggal 21 September 2010, Nokia menunjuk CEO baru Stephen Elop. Dia adalah mantan pejabat Microsoft yang memperkuat dugaan, dia tidak akan memilih Android dan berpaling ke Windows Phone.

Bulan Februari 2011, tampak Elop sudah menyadari Symbian tidak akan mampu menandingi iOS dan Android. Elop mendeskripsikan bahwa Nokia berdiri dalam sebuah 'platform yang terbakar', dikepung oleh para kompetitor inovatif yang menggerogoti pangsa pasarnya.

Secara khusus, Elop menyebut Nokia digerus oleh Android dan Apple iPhone. Elop menyatakan hal tersebut pada para staff Nokia dalam catatan internal yang bocor ke publik.

Spekulasi pun beredar Nokia akan menggandeng Android atau Windows Phone menggantikan Symbian. Akhirnya tidak lama kemudian, Nokia resmi menggandeng Windows Phone 7 sesuai prediksi.

4. Ingin Membuat Ekosistem Sendiri


Barangkali karena masih berstatus sebagai produsen ponsel terbesar dunia ketika itu, Nokia percaya diri mampu membuat ekosistem sendiri yang diminati. Mereka yakin mempunyai kapasitas untuk menciptakan pesaing yang setara dengan iPhone dan Android.

Elop mengemukakan perusahaannya sengaja menghindari Android karena sudah banyak vendor yang memakainya. "Ada kesempatan dengan menciptakan ekosistem ketiga. Dan ini akan menjadi modal kami untuk maju," kata Elop.

Menurutnya, saat ini ada banyak perusahaan yang menggunakan Android untuk produk mereka. Semuanya inovatif serta menarik dan akan sulit menjadi menonjol di antara mereka.

"Dengan Microsoft dan WP7, Nokia punya kesempatan untuk membuat nama dan perangkat mereka sendiri ketimbang harus mengikut aturan Android," tambahnya.


5. Menilai Windows Phone Tetap Lebih Baik


Sampai sekarang, penjualan Windows Phone Nokia belum begitu menggembirakan. Toh, Nokia tetap menganggap produk ini lebih baik ketimbang Android.

"Jika Anda berpikir tentang tiga ekosistem, dengan Apple yang paling dikontrol ketat dan Android menjadi sangat terpecah pecah dan menuju ke arah yang berbeda beda, apa yang kami lakukan di Microsoft adalah berada di tengah-tengah," kata Stephen Elop.

Nokia tampaknya juga masih memiliki gengsi tinggi. Seperti pernah diutarakan Vipul Mehrotra, salah satu direktur Nokia di India.

"Soal Android, kami memutuskan menghindarinya karena Nokia adalah pemimpin dan kami ingin memimpin. Kami tidak bisa menjadi salah satu dari banyak perusahaan yang membuat ponsel Android," kata Vipul.



Cara Mengatasi Penyebab Komputer Panas

CPU merupakan otak komputer. Performance komputer sangat bergantung pada CPU dan Memory tentunya. Oleh karena itu CPU Komputer merupakan komponen komputer yang patut dijaga keselamatannya.
Umumnya komputer atau CPU komputer menjadi lebih cepat rusak karena 9 hal berikut :



1. Processor Tertutup Debu

Debu yang menutupi processor akan membuat processor menjadi lebih cepat panas. Cara paling mudah untuk mengatasinya adalah dengan membersihkan prosesor secara rutin.

2. Cooling Fan Tidak Sesuai

Untuk menekan biaya / mempermurah harga jual, bisa jadi sang pedagang menjual paket komputer dengan cooling fan yang tidak memenuhi standar. Biasanya untuk pemakaian komputer yang tidak terlalu lama tidak akan terlalu berpengaruh pada panas processor. Processor baru mulai akan terasa panas untuk pemakaian jangka waktu lama. Cara mengatasinya adalah dengan mengganti Cooling fan dengan cooling fan yang standar.


3. Heatsink berdebu

Debu yang menutupi heatsink juga akan membuat heatsink lebih cepat panas. Dan seperti halnya processor yang 
berdebu, cara paling mudah untuk mengatasinya adalah dengan membersihkan heatsink secara rutin.


4. Overclock

Overclock biasa digunakan untuk mempercepat kinerja komputer tetapi overclock akan membuat komputer lebih cepat panas. Bila anda ingin overclock, sebaiknya didukung dengan pendingin / coller yang bagus. 


5. Kebocoran Power Supply

Maksud Power supply yang bocor adalah power supply yang menghasilkan tegangan lebih besar dari yang seharusnya sehingga tentu akan membuat komputer lebih cepat panas. Untuk mengetahu tegangan yang dihasilkan oleh power supply anda dapat menggunakan avo meter. Dan bila power supply anda ternyata kelebihan tegangan, sebaiknya anda mengganti dengan power supply yang baru.


6. Cooling Fan Berdebu

Cooling fan yang berdebu bisa menyebabkan kinerja cooling fan terganggu, sehingga panas yang ada tidak bisa dikeluarkan secara maksimal. Cara mengatasi cooling fan yang berdebu sama seperti mengatasi heatsink yang berdebu yakni dengan dibersihkan. Jadi anda seharusnya saat membersihkan komponen komputer jangan lupa membersihkan processor, heatsink dan cooling fan. Bersihkan juga cooling fan yang ada pada power supply.