Check This..


Jumat, 29 Maret 2013

Laptop UltraThin Berspesifikasi Tinggi


Persaingan notebook tipis dengan spesifikasi tinggi sedang berada di puncaknya. Samsung meresponnya dengan Samsung Notebook Series 5 Ultrathin (535U4X) yang hadir sebagai notebook Ultrathin pertama di Indonesia yang menawarkan teknologi AMD Radeon Dual Graphics. Dukungan AMD A-Series Accelerated Processing Unit (APU) generasi kedua, menghadirkan kualitas grafis yang tinggi. APU yang digunakan memiliki 4 core dengan  grafis AMD Radeon HD 7000 Series. Menggunakan teknologi AMD Radeon Dual Graphics, AMD Radeon HD 7600G digabungkan dengan AMD Radeon 7550M (1GB GDDR3 Graphic Memory). Main Dirt Showdown dengan grafis tinggi pun tetap lancar. Notebook ini didukung dengan kapasitas HDD hingga 1 TB, desain tipis 20 mm dan ringan 1,81 kg, dengan layar 14 inci HD SuperBright. Samsung Notebook Series 5 Ultrathin (535U4X) sudah beredar di toko dan Samsung Store dengan banderol harga Rp 7.290.000,-







Spesifikasi Samsung Notebook Series 5 Ultrathin (535U4X):

Processor        : AMD Quad-Core A8-4555M APU
Display            : 14" Screen Size
Memory          : 8GB DDR3 1333MHz (on BD 4GB + 4GB x 1)
Hard Drive      : 1TB S-ATA II (5400RPM), ODD Super Multi Dual Layer
Storage           : 1TB
Graphics         : HD 7550M Dual Graphics
Audio              : Stereo Spekers (2 W x 2), SoundAlive, Internal Mic
Battery           : 8 Cell Battery (45.3Wh)

Laptop Ultra Thin, Antara Samsung dan ASUS

Laptop Ultra Thin, Antara Samsung dan ASUS


Perkembangan teknologi tidak akan berhenti karena produk-produk dengan konsep baru seperti Laptop Ultra Thin terus bermunculan di pasaran. Tidak mengherankan jika perusahaan-perusahaan besar seperti Apple, Samsung, atau ASUS masih gencar menelurkan produk unggulan mereka dengan konsep futuristik, minimalis, dan elegan. Dengan keunggulan tersebut, mereka yakin bisa menarik minat konsumen dan memenangkan persaingan pasar. Sebenarnya, tidak ada perubahan yang signifikan dalam laptop ultra thin ini. Laptop super tipis ini hadir dengan desain yang benar-benar tipis, ramping, ringan, dan mudah dibawa. Untuk perangkat dengan performa yang tinggi, tampilannya yang benar-benar ramping menjadi daya tarik utama. Produk jenis ini pun menjadi trend di pasaran bersama tablet dan smartphone. Samsung dan ASUS adalah perusahaan besar yang sudah menjadi pemain lama dalam industri ini. Keduanya turut meramaikan persaingan pasar dengan produk unggulan mereka yang mengusung konsep ultra thin. Manakah yang lebih unggul? Ultra thin produksi Samsung atau ASUS?



Samsung Ultra Thin Series 5: Mungil Tapi Bertenaga

Samsung Ultra Thin Series hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen terhadap laptop tipis. Dengan dukungan processor AMD A6 Trinity, produk ini mampu memberikan performa maksimal dalam desain yang super tipis. Seperti laptop tipis pada umumnya, tebal produk ini hanya 17,6 mm. Beratnya pun tidak lebih dari 1,5 kg. Layar 13,3 inch dibalut dengan fitur SuperBright Anti-Reflective. Daya tahan baterainya juga cukup lama karena pengguna bisa mengoperasikannya selama 4 sampai 6 jam. Harga produk ini juga lebih bersahabat jika dibandingkan dengan Macbook. Produk Samsung denagn nomor seri 535U3C dilengkapi dengan processor AMD dual core A6 4465M 2.1 GHz. Performa tersebut masih didukung dengan VGA Radeon HD 7500, RAM DDR 3 berkapasitas 4 GB, dan kapasitas penyimpanan sebesar 500 GB.


ASUS Zenbook: Perpaduan Antara Keindahan dan Performa

Untuk bersaing dengan kompetitornya di pasar laptop ultra thin ini, ASUS mengenalkan Zenbook dan Zenbook Prime. Keduanya mengusung konsep yang hampir sama. Laptop tipis dengan tebal hanya 3 mm ini dibalut dengan desain aluminium. Dengan layar 14 inch, kemampuannya sudah cukup untuk memberikan tampilan grafis berkualitas. ASUS juga menawarkan produknya dengan berbagai pilihan warna sesuai dengan selera pengguna. Spesifikasi ASUS Zenbook Prime UX31A sendiri memang sangat menarik. Produk ini hadir dengan Intel HM76 Express Chipset untuk mendukung kecepatan konektivitas USB 3.0. Teknoloogi SuperSpeed USB 3.0 bisa kamu nikmati. ASUS hadir dengan teknologi Quick Startup untuk mempercepat proses startup. Daya tahan baterai mencapai 5 jam untuk memudahkan pekerjaan pengguna yang sering mobile. ASUS juga memperbaiki beberapa kekurangan yang ada pada produk sebelumnya dan menawarkan fitur yang lebih baik. Faktor keamanan juga menjadi isu penting dalam produk in. Dengan bantuan teknologi Anti Theft dan Indentity Protection, data penting dalam laptop tidak bisa diakses pihak tidak bertanggung jawab. Prestasi ASUS sebagai salah satu perusahaan unggulan baik di Indonesia atau negara lain membuktikan bahwa produknya memang berkualitas.
Jika kamu membandingkan kedua produk tersebut, perbedaannya tidak terlalu banyak. Kedua produk unggulan tersebut mempunyai performa yang bisa diandalkan dan desain ultra tipis. Harga yang ditawarkan juga lebih sesuai dengan kondisi ekonomi konsumen di Indonesia. Namun, ASUS tampaknya mencoba menarik minat konsumen dengan fitur keamanannya. Kedua produk tersebut memang berkualitas dan kamu bisa memutuskan sendiri pilihan mana yang lebih baik sesuai dengan kebutuhanmu.